regarding self-worth
agaknya masa-masa ini pertama kalinya aku mengalami krisis self-esteem terdalam. padahal bukan pertama kali aku ada dalam posisi yg mirip. mungkin karena beberapa duri datang di satu waktu.
memandang posisi diri 'lebih rendah' itu secara sadar atau tidak, berefek pada reaksiku menghadapi berbagai hal. dan yah, tekanan di usia ini dan sebelumnya tentu berbeda. juga pengaruh luka batin yang tak mungkin dipisahkan.
sepertinya aku perlu membaca ulang halaman lamaku, tentang bagaimana dulu menghadapi situasi semacam ini tanpa mudah jatuh merasa tak berharga dan yang lainnya. nah, nemu ini deh tulisan lama .
[22 Mei 2018]
Jalani yang baik-baik. Ndakpapa ngambil keputusan gila.
"my freedom: is to be what they don't want to be. ~Mahmoud Darwish"
dan iniii TT
kok bisaa dulu sebijak ituuw. hiks. masyaAllah. Maha Besar Allah yang telah memperjalankanku di fase demi fase kehidupan.
sambil scroll-scroll tulisan lama gini, sebenernya nemuin pernik-pernik yg pengen kuedit di tulisan lama. tapi biar deh. biar begitu adanya. itu jg menunjukkan gimana tulisanku bertumbuh (semoga). n belajar ndak perfeksionis :D
ya Allah sungguh baca tulisan lama kayak lagi diceramahi TT. malah kek gajadi mau nulis di sini wkwk
[21 Desember 2018]
Kesedihan kadang menyesakkan. Tapi jangan dengan alasan menghindar airmata, kau malah mengubah mindsetmu. Jangan memberontak, sebenarnya pemberontakan itu kau tujukan pada siapa?
Semua telah digariskan, datanglah dengan senyuman
"Kalau kamu kehilangan Allah, maka kamu kehilangan semuanya,
Kalau kau mendapatkan Allah, kau dapatkan segalanya"
okee. akugataulagi mau nulis apa.
ah hei aku, tak ada satu manusia pun yang punya kewenangan menentukan nilamu. kamu masih sama seperti enam tahun lalu, atau dua puluh tahun lalu. kamu masih sama berharganya. dan hei, kamu tahu kenapa Allah memberi takdir demi takdir ini, yang kamu merasa menerimanya sama sekali tak mudah?
Allah bisa saja memberimu takdir yang mudah, semua yang terjadi saat itu tak ada yang berubah. tapi Allah menakdirkan berbagai hal bahkan yang tak terbayangkan terjadi. sebab apa? sebab kamu berhargaa. kamu hamba-Nya yang berharga. maka Allah ingin kamu menjalani takdir yang Allah sendiri yang pilihkan. tidakkah itu indah? tidakkah kehidupan ini berharga? dan kamu, betapa berharganya..
tentu ini juga untukmu, dear pembaca ^^
Komentar
Posting Komentar