Dua Empat

di antara penuhnya kepala, riuhnya tugas yang belum kelar juga, sore ini akhirnya kududuk bersama coklat hangat. seusai mengalirkan banyak emosi yang itu cukup mengambil banyak energi. 

sebetulnya berusaha tetap menulis refleksi tiap bertambah usia, adalah supaya aku sadar waktu. kemana saja hidupku di tahun itu, apa makna yang kudapat, bertumbuh apa, dan merenungi berlimpahnya syukur yang pasti ada. 

dua-tiga, tahun yang kukira akan dihiasi letup bahagia, ternyata Allah takdirkan ujian baru yang tak kukira bisa seberat itu... sihir. siapa yang menyangka? 

bersama ujian-ujian lain yang tak perlu disebut. aku juga tak ingin halaman ini malah mengekspos apa-apa yang cukup menjadi kisahku dengan Rabbku yang amat kucintai. halaman ini untuk lahan pelajaran-pelajaran, yang bisa dipetik siapapun yang berkunjung. 

"kamu tau apa yang membahagiakan dari adanya usia kehidupan? adalah bertambahnya memori, pengalaman, detak-detak yang berisi kisah cinta bersama Al-Wadud kita.. ♡ "

jawaban terindah yang kudapatkan di usia ini. sebab dulu, aku benci kehidupan. aku terus bertanya-tanya untuk apa bayi dilahirkan. untuk apa manusia diciptakan. untuk apa seluruh susah payah ini.. 

[pending. pokonya post dulu biar masih Mei :D]




Komentar

Postingan Populer