sihir

a'udzubillaah
bismillaah.. 

sungguh ini bukan perkara mudah menuliskan. n tentu ada rasa 'bagaimana bila yg mengirim sihir itu membaca ini?' tapi ketahuilah, itu takkan menyurutkan ruhku untuk menulis karena Allaah. 

aku memperhatikan dari waktu ke waktu, dari ujian ke ujian, dari masa naik dan turun, bahwa Allah menyegerakan pertolongan-Nya ketika aku mengambil pelajaran dari apa yang Ia berikan. pelajaran untukku lebih dulu, lalu disampaikan pula ke orang lain sekiranya kumampu. dan sebetulnya saat menulis ini pun, sendi-sendiku kembali terasa tak nyaman meski tak semenyakitkan waktu-waktu lalu. 
[key kupublish dulu, tambah tulisan lg ntar :D insyaallah]

menyadari bahwa ini tak hanya satu, dan bukan baru, membuatku merenungi bagaimana Allah telah menjagaku dg segala tentara-Nya sehingga aku masih duduk di sini. di usia ini. di tahun ini. telah semenjak bertahun lalu yg sungguh lama, menghadapi serangan-serangan dari dimensi lain yg bermacam bentuknya hingga strategi mereka yg sulit masuk akal manusia. tapi lagi-lagi, Allah ijinkanku bertahan.. Allahuakbar

awalnya aku tak terlalu percaya akan keberadaan pihak-pihak yg sejahat sekejam itu di muka bumi ini, hingga aku sendiri merasakannya n kembali melihat kenyataan lain kehidupan dunia. sebuah kenyataan baru bahwa: ya, aku punya musuh. 

dan dari memroses kejadiaan dan kenyataan yg makin gambalang ini karena selama ini lebih banyak menebak-nebak, aku belajar dua hal berharga: tentang menjadi benar & menjadi kokoh. 

menjadi benar. 
(tulisan ini blm selesai :)


Komentar

Postingan Populer