lampu teplok

emang judulnya begitu :/ 

lihat saja cahyanya
tak usah kau tanya
minyaknya darimana

rasakan saja lapangnya
setelah gelap menyesak 
menyempitkan dada

ia padam kemarin,
kuyup kehujanan
tercerabut diterpa badai pasir

tapi sudah,
tak usah kau risau
Tuhannya mengurusnya

toh ia tahu,
lentera berharga terangnya
lentera bernilai pendarnya

memang tak ingin jadi apa-apa
tak mimpi dapat apa-apa
ia sadar lentera

masanya tak lama
ia tahu,
hidupnya adalah tugas

mimpinya satu,
senantiasa itu,
: pulang tuntas bertugas.
  pulang, bukan lempar tugas. 

Komentar

Postingan Populer