Hati yang Rapuh

aku pernah bertanya-tanya, tentang hati yang diciptakan begitu kaca. lalu pikiranku beralih pada kenyataan kejadian dimana-mana. 
: kalau Allah ciptakan hati perempuan itu seperti kaca, bagaimana dengan hati-hati yang diperlakukan keras dan kasar? mengapa Allah menciptakan hati yang kaca sementara keadaan luarnya keras? 

aku tak tahu jawabannya. aku tak tahu bagaimana. 

tapi lama-lama aku belajar satu hal, hati yang kaca itu tak pernah henti diperlakukan lembut oleh Rabbnya..

jadi, kalau ditanya siapa yang akan memperlakukanmu dengan lembut seperti selayaknya hatimu harus diperlakukan? adalah Allah. Allahku satu-satunya. yang senantiasa memerimaku seutuhnya. yang tak pernah membuatku merasa terancam dan tidak aman. Allahku.. yang memelukku dengan kasih sayang-Nya ketika aku menggigil ketakutan. 

hatiku akan tetap kaca. karena Tuhanku menciptakan begitu adanya. tapi aku tak pernah tahu bagaimana ia akan diperlakukan di dunia. 

tapi yang menciptakan hatiku, selalu punya cara melindungi rapuhnya. dan selalu membuka pintu, untuk jiwa-jiwa yang menangis karena pecah kacanya. 

bagaimana agar hatiku terjaga? 
teringat pesan Rasulullah, ihfazillaha yahfazka. jagalah Allah niscaya Allah menjagamu. 

Allah telah menyiapkan batasan-batasan untuk manusia, sungguh itu sebetulnya menjaga kita. menjaga hak Allah. menjaga syariat Allah. maka Allah lah yang akan menjagaku, dan hatiku. 

pesan ini untukku. terutama untukku.

Komentar

Postingan Populer