Idaman
Kusadari tulisanku sejak kemarin random sekali. Ndak apa dah. Apapun yang muncul di kepala.
Kenapa ya? Kenapa aku ngasih judul begitu? Kayaknya emang ada kejadian-kejadian beberapa saat ini yang mempengaruhi. Tentang pandangan terhadap suatu instansi yang begitu diidamkan, ada pula satu pasangan yang menikah lalu banyak dibicarakan dan katanya banyak yang patah hati, pun tentang yang kualami, kejadian sedikit kecewaku. Ya itu pokoknya. Haha.
Idaman adalah pujian. Idaman mengandung banyak makna. Banyak lebih. Banyaak baik. Jadi bagiku mengklaim sesuatu atau seseorang sebagai idaman itu sulit sekali. Lebih karena sulit sekali ditemukan. Lagian menyebut begitu juga artinya dia tengah mengidamkan, ndak cuma merasa wow, tapi juga pengen, mengimpikan.
Mesti diakui bahwa dunia ini penuh fatamorgana. Banyak yang nampaknya keren sekali tapi ternyata dalamnya banyak lubang, robek, berdebu, lusuh, atau kurang yang lain. Kenapa? Bohong? Pencitraan? Belum tentu. Karena begitulah sifat kehidupan di sini. Ndak ada yang sempurna. Punya kurang ya bukan salahnya. Selama bukan sengaja dan pasrah.
Coba deh berapa kali kita masuk sekolah misal, yang sebelum di situ kita kira akan begini-begitu, kita bangun ekspektasi, tapi ternyata saat masuk dalamnya tak sempurna sebaik itu. Berapa kali kita mengenal teman yang sebelum dekat nampaknya dia tu bintang banget misal, terus pas udah deket ya sama aja dia juga ada kurang. Sering. Tapi sebetulnya itu bukan masalah kan? Mending ndak usah terlalu mengimpikan sesuatu apalagi seseorang. Mereka ndak sempurna. Belum tentu bisa menanggung kurang, atau resikonya. Biar Allah pilihkan yang paling 'pas' aja.
Ketika seseorang bilang, kamu tu idaman, atau kamu tu senpurna. Jangan-jangan orang itu sebetulnya tak mengenal. Dia masih memandang dari jarak jauh. Atau memang ada di sisi yang salah. Ah ndak ada untungnya dipandang begitu. It's too hard when the world demand you so much. So much. Beban sekali ketika diharapkan sempurna. Dan sakit sekali kalau mau menuruti harapan mereka.
Komentar
Posting Komentar