Halime


Hidupku derita
Berlari dari tanggul ke tanggul
Basah kuyup jatuh berkali-kali ke sungai
Dikejar, diburu, dikekang, dilecehkan
Tak ada hari baru
Hanya ada luka baru

Hidupku antara kematian dan kematian
Genggamanku hanya kuda dan pedang
Aku mengenali dua bau, bau badan dan anyir darah
Aku mengenali dua tatapan, sedih yang dalam dan kebencian

Sampai seseorang datang
Disaat semua ketakutan menyerbu satu waktu
Disaat aku menilai hari itu hari paling gelap diantara hari-hari gelapku
Seseorang datang membawa lentera ke dalam hatiku, hati Ayah, hati Yigit
Dari matanya, harapan terbit sampai mataku

Seseorang itu datang
Menawarkan tangan
Kutolak
Namun ia bertahan

Sampai
Aku tak hanya menemukan genggaman
Tapi naungan

Ia datang
Melindungiku mati-matian
Menahanku agar tak meninggalkan
Memberikanku kuda kesayangan, Sultan

Namanya Ertugrul
Nama yang membuat kaumnya berdesir karena kehormatan
Nama yang membuat musuhnya berdesir ketakutan
Nama yang membuat hatiku berdesir tak karuan

Ertugrul
Yang mengingatkanku lagi bahwa aku putri
Putri dari Seljuk yang tersingkir dari istana
Aku keluarga Sultan
Bahkan sekalipun aku tak bisa menjadi sultan bagi kaumku, aku tetap sultan bagi hatinya


°\ ditulis karena saia terkagum berat dengan Ibu Halime, sultan hatinya Pak Ertugrul :D

Komentar

Postingan Populer