Sebuah Surat
Aku ga bisa nahan untuk ga nulis ini. Nyentuh banget. Kayak kalo kita kedinginan, malam-malam, gelap gulita, itu jadi cahaya yang dateng pelan, menenangkan, menghangatkan.
Kisah ini milik pemuda keren yang kala itu umurnya belum tiga belas. Ketika ia dibonceng Rasulullah di atas onta.
Ya! Ini ada pesan dari Rasulullah.
"Wahai anak muda, jagalah Allah niscaya engkau mendapati-Nya di hadapanmu. Kenalilah Allah di saat senang, niscaya Allah mengenalmu di saat susah. Ketahuilah bahwa apa saja yang luput darimu, maka tidak akan pernah menimpamu. Dan apa yang menimpamu tak akan pernah luput darimu.
Ketahuilah anak muda!
Kemenangan bersama kesabaran,
kelapangan itu bersama kesulitan,
dan bersama kesulitan itu ada kemudahan.
Shalat adalah cahaya.
Sadaqah adalah bukti nyata.
Kesabaran adalah sinar.
Alqur'an adalah hujjah.
Yang membela atau menuntutmu."
Pesan ini disampaikan kepada Abdullah bin Abbas. Yang walau belajar dengan Rasulullah hanya tiga tahun, tapi beliau tumbuh menjadi ulama masyhur.
Terus ini, hadits qudsi. Kalimat Allah sendiri.
"Hambaku senantiasa melaksanakan amalan sunnah hingga aku mencintainya. Jika aku mencintainya maka aku menjadi pendengarnya, yang ia gunakan untuk mendengar, menjadi pengelihatannya yang ia gunakan untuk melihat. Dan menjadi kakinya yang ia gunakan untuk melangkah. Jika ia meminta kepadaKu, pasti Aku memberinya dan jika ia meminta perlindungan, Aku pasti melindunginya."
Coba baca lagi. Baca lagi. Sampai kamu jadi optimis dan tawakal. Semoga kita makin shalih(ah)!
#jan lupa shalawat
Komentar
Posting Komentar