Tak Pergi
Kemana perginya rindu
Sudah kusimpan rapi
Di rak-rak memori
Kenapa kau tanyakan kembali? seolah aku tak ingat lagi
Jangan tanya tentang rindu,
Bibirku bergetar menahan pilu
Jutaan jam aku menyampuli
Agar tak rusak dimakan waktu
Jangan tanya tentang rindu,
Mataku terlalu lemah menahan itu
Menyelusup menekan jantung
Bulir-bulir yang entah akan kau mengerti atau tidak
Juga,
Jangan tanya padaku bagaimana
Awal mula tumbuh ranting rindu disana
Memanjang melilit paru-paru
Yang tunasnya telah kupatahkan berkali-kali
Meski ia terus tumbuh lagi
Tolong jangan tanya
Mataku selalu berkaca karenanya
Tidakkah kau lihat
Nalarku perih
Setelah berkali-kali memaksa lupa?
×Pict from pinterest

Komentar
Posting Komentar